e-cigarettes-1050x700

Waw ternyata Uap Vape Memicu Penyakit Kanker

Perlu kita hindari rokok elektrik atau vape karena uap vape ternyataa dapat merusak DNA meningkatkan risiko kanker serta memicu penyakit jantung.buat kalian yang merokok vape lebih baik jangan  nantinya bakal beresiko .

Beresiko dibanding rokok tembakau, namun tetap “berbahaya” dan tidak bisa disebut aman. Lewat uji laboratorium, studi terbaru menemukan, tikus yang terpapar uap vape mengalami tingkat kerusakan DNA yang lebih tinggi di jantung, paru-paru dan kandung kemih. Selain itu, sistem DNA yang melindungi terhadap serangan kanker juga terganggu

Temuan Baru, Vape Tingkatkan Risiko Kanker Ads by AdAsia Klik di sini You can close Ad in {5} s “Kami menemukan uap vape bersifat karsinogenik dan penggunanya memiliki risiko lebih tinggi daripada non-pengguna,.Saat menguji paparan nikotin dan turunannya pada sel-sel paru dan kandung kemih manusia—juga ditemukan persoalan serupa.

Sel-sel cenderung bermutasi atau mengalami perubahan, hingga menjadi pemicu tumor. Uap vape seringkali dianggap tidak berisiko, karena disebut hanya mengandung sedikit nikotin dan beberapa pelarut organik yang relatif tidak berbahaya. Dan, penelitian lain juga menunjukkan pengguna vape memiliki 97 persen lebih sedikit karsinogen pada paru-paru, daripada perokok tembakau.

Namun tetap, tingkat tersebut masih jauh lebih tinggi pada pengguna vape, daripada mereka yang tidak merokok. Baca juga: Apa Penyebab Vape Meledak? Karsinogen adalah zat-zat yang menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat dalam sel-sel tubuh. Hal ini mengganggu proses-proses biologis. Karsinogenik adalah sifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru, karena zat-zat yang terdapat pada rokok.

Periset juga mengungkapkan sebagian besar nikotin yang dihirup dipecah menjadi bahan kimia non toksik yang disebut cotinine. Setelah itu diekskresikan dalam urin, –sebagian kecil, kurang dari 10 persen, dan diyakini dimetabolisme menjadi nitrosamin dan turunannya—termasuk karsinogen pada paru-paru. Peneliti memeringatkan bahwa bahan kimia tersebut mampu menginduksi tumor di berbagai organ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *