e paspor

Inilah Perbedaannya E-paspor Dengan Paspor Biasa

Salah satu syarat untuk bisa pergi keluar negeri atau berbagai macam negara yang ada didunia ini. Tentu saja kita harus memiliki yang namanya paspor. Karena paspor memang menjadi syarat wajib ketika akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Jika nantinya anda tidak memiliki paspor, tentu saja tidak bisa melakukan perjalanan ke luar negeri, karena anda bisa ditahan oleh petugas imigrasi saat berada di bandar.  Nantinya paspor akan di periksa saat keberangkatan dan juga kedatangan. Setelah di periksa maka akan di cap sebagai tanda masuk dan juga keluar.

Kalau anda sendiri memang memiliki rencana untuk pergi keluar negeri, tentu saja harus terlebih dahulu mengurus paspor. Saat ini paspor pun sudah ada 2 jenis, yaitu ada yang namanya paspor biasa, dan juga paspor elektroni atau yang sering disebut dengan E-paspor.  Jika anda memilih untuk membuat paspor biasa, cukup datang salah satu kantor imigrasi terdekat. Karena semua kantor imigrasi menerima layanan untuk pembuatan paspor biasa. Namun untuk membuat paspor elektronik  baru beberapa kantor imigrasi saja yang menerima layanan ini.  Seperti kantor  imigrasi kelas 1 yang ada di Jakarta, Batam dan juga Surabaya. baca juga artikel paspor online

Lantas apasajakah perbedaan dari kedua jenis paspor tesebut, yaitu paspor biasa dengan E-paspor. Inilah Perbedaannya E-paspor Dengan Paspor Biasa yang bisa anda simak info atau ulasannya dibawah ini :

  • Kelengkapan data

Perbedaan pertama terletak pada kelengkapan datanya. Untuk paspor yang biasa hanya teridri data seputar pemegang paspor saja. Namun berbeda dengan E-paspor yang datanya justru lebih lengkap dan juga akurat, serta mencantumkan juga data biometrik, yang terdiri dari sidik jari dan juga pemindaian bentuk wajah.  Apalagi saat ini E-paspor Indonesia sudah sesuai dengan standar Internasional Civil Aviation Organization. Sama halnya dengan E-paspor miliki USA, Jepang, Inggris, Australia dan negara lainnya.

  • Terdapat chip didalam paspor

Selanjutnya di paspor biasa tidak memiliki chip. Sedangkan untuk E-paspor sendiri memiliki chip yang terdapat pada bagian sampul depan. Chip tersebut juga yang membuat E-paspor ini dinilau lebih aman. Karena data biometrik pengguna sudah tertanam di chip tersebut, jadi akan sangat sulit sekali untuk dipalsukan.

  • Proses pemeriksaan di bandar

Perbedaan selanjutntnya terletak saat pemeriksaan dibandara. Umumnya paspor biasa diperiksa oleh petuga dengan cara membuka halaman satu persatu dari paspor tersebut. Sedangkan untuk E-paspor sendiri hanya cukup dipindai dengan menggunakan mesin. Karena memang semua data sudah tersimpan lengkap didalam chip yang tertanam pada paspor tersebut.

  • Memiliki keistimewaan dalam mengurus visa

Salah satu alasan mengapa para pecinta traveler lebih memiih menggunakan paspor elektronik ketimbang dengan paspor yang biasa adalah karena E-paspor memiliki keistimewaan saat akan mengurus visa. Terutama adalah ketika anda akan melakukan perjalanan ke negara Jepang.

  • Biayanya

Untuk masalah biaya yang harus dikeluarkan dalam membuta paspor biasa atau E-paspor ini tentu saja memiliki perbedaan. Dimana  biaya yang harus kita keluarkan untuk membuat paspor biasa 48 halaman adalah Rp.355.000. Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat E-paspor ini lebih besar, yaitu Rp.655.000 hampir 2 x lipat besarnya dibandingkan dengan biaya membuat paspor biasa.

  • Kenyamanan autogate

Dengan menggunakan paspor elektronik ternyata lebih nyaman saat autogate. Karena nantinya kita tidak perlu mengantri di bagian imigrasi untuk diperiksa paspornya. Untuk autogate ini baru tersedia di Bandara internasional Jakarta dan juga Bali.

Lalu lebih baik kita memilih yang mana?. Apakah paspor biasa atau justru paspor elektronik saja. Tentu saja pilihan ada ditangan masing-masing. Karena anda juga harus menyesesuaikan dengan kebutuhan dan juga kemampuan.  Kalau anda memang seorang tarveler yang sering pergi ke luar negeri, sebaiknya pilih saja untuk menggunakan paspor elektronik. Karena ada banyak kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh E-paspor ini. Sedangkan jika anda jarang pergi keluar negeri, bisa memilih paspor biasa saja, yang memang untuk biaya pembuatannya pun jauh lebih murah, dan juga mudah untuk menyimpannya. Sebab untuk penyimpanan E-paspor harus hati-hati, sebab jika jatuh atau terbanting, terkena suhu yang terlalu panas atau basah bisa membuat paspor elektronik menjadi mudah rusak.

Namun meskipun paspor elektronik tersebut sudah ditanam chip yang menyimpan data biometrik  berstandar internasional, tapi ternyata belum terllau mempengaruhi kekuatan dari e-paspor Indonesia tersebut. dimana pada tahun 2017 yang lalu papsor Indonesia hanya menempati urutan ke 64, dengan jumlah bebas visanya sendiri baru 63 negara.  Berbeda dengan negara Singapura yang bebas visa hingga mencapai 159 negara didunia. Jadi tidak perlu lagi ribet mengurus yang namanya visa. Akan tetapi memang yang namanya paspor elektronik ini memiliki cukup banyak sekali kelebihan dibandingkan dengan paspor biasa. Salah satunya adalah datanya memang lebih aman. Sehingga jika paspor elektronik tersebut hilang, maka akan sulit untuk memalsukan ataupun menyalahgunakan paspor tersebut.  Beberapa negara yang menggunakan paspor elektronik diantaranya yaitu ada Jepang, Swedia, Inggris, Australia, Usa, Malaysia dan yang lainnya. Oleh karena itu memang bagi anda yang seringkali melakukan traveling ke berbagai macam negara, disarankan untuk memilih menggunakan paspor elektronik saja.

Sebenarnya untuk pembuatan paspor biasa dengan paspor elektronik ini tidaklah berbeda. Yang membedakan hanyalah biaya untuk pembuatannya. Dimana biaya pembuatan paspor elektronik ini memang jauh lebih mahal dibandingkan dengan biaya pembuatan paspor biasa. Untuk membuat paspor elektronik  sama halnya saat anda ketika akan membuta paspor biasa. Yaitu bisa datang saja langsung ke kantor imigrasi kelas 1. Saat ini yang sudah menerima jasa pembuatan paspor elektronik baru di Jakarta , Batam dan juga Surabaya. Berkas atau dokumen yang dibutuhkan pun sama saja, yaitu ada akte kelahiran, ijazah terakhir, buku nikah, surat baptis, kk, ktp dan yang lainnya. Semua berkas tersebut terlebih dahulu anda foto copy dan juga bawa yang asli. Setelah itu anda nantinya harus mengisi formulir yang sudah disediakan, dan menunggu antrian. Kemudian ada sesi pengambilan foto, sidik jari dan juga yang terakhir adalah sesi wawancara. Barulah anda langsung membayar biaya yang sudah di tentukan di bank  yang telah di tuju. Nantinya paspor bisa diambil 3 hingga 5 hari setelah anda  melakukan proses pembayaran dengan membawa bukti pembayaran tersebut.

Bagaimana sudah paham sekarang mengenai perbedaan dari paspor biasa dan juga paspor elektronik. Jadi tinggal anda sendiri saja yang menentukan ingin membuat paspor biasa atau paspor yang elektronik. Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki. Selain itu juga anda harus memahami mengenai kelebihan dan kekurangan dari jenis paspor tersebut. Semoga semua info atau ulasan yang telah kami berikan mengenai perbedaan dari paspor biasa dan yang E-paspor ini semakin menambah wawasan anda. Simak juga Perbedaan Antara Paspor Dan Visa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *